TUGAS MAKALAH PPKN
hari Kartini
Kata pengantar
Dibuat oleh
Hafiz thory dewangga
Puji dan syukur dipanjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya . Atas berkat dan hidayahnya berbagai upaya.
Ditulis berdasarkan pikiran sendiri.
Kata semoga makalah ini dapat membawa manfaat untuk membaca
Tulang bawang 18 Oktober
Hafiz thory dewangga
Daftar isi
Bab 1 pendahuluan. 1
1.1 LATAR BELAKANG. 1
1.3 TUJUAN 3
1.4 MANFAAT. 3
BAB II PEMBAHASAN MASALAH
2.1 pengertian nilai. 4
2.2 PENGERTIAN PANCASILA. 5
2.3 yang terkandung di dalam nilai-nilai Pancasila. 5
2.4 Pancasila sebagai sumber nilai. 8
2.5 nilai-nilai butiran Pancasila. 10
BAB III penutup. 15
Kesimpulan. 15
Saran. 15
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Raden Adjeng Kartini atau sebenarnya lebih tepat disebut Raden Ayu Kartini adalah seorang tokoh Jawa dan Pahlawan Nasional Indonesia. Kartini dikenal sebagai pelopor kebangkitan perempuan Nusantara. Ia adalah seorang aktivis Indonesia terkemuka yang mengadvokasi hak-hak perempuan dan pendidikan perempuan.
Biografi RA Kartini
Salah satu hal yang diwariskan dari keluarga RA Kartini adalah pendidikan. Kartini pernah merasakan bangku sekolah hingga tamat pendidikan. Keinginannya yang gigih dan haus akan ilmu pengetahuan membuatnya ingin terus melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi.
Namun, ayahnya tidak memberikan izin untuk melanjutkan sekolah. Pada saat itu Kartini sangat sedih, tetapi ia tidak dapat mengubah keputusan ayahnya karena memang pada zaman tersebut ia masih terbelenggu oleh keadaan yang tidak mendukung ia untuk melanjutkan sekolahnya.
Latar Belakang dan Pendidikan
Kemudian Kartini tidak boleh lagi keluar dari rumah sampai waktunya ia menikah (dipingit). Kartini menghabiskan sebagian besar waktunya untuk membaca buku ilmu pengetahuan untuk menghilangkan rasa bosan dan suntuk di rumah. Kesukaannya membaca buku berubah menjadi rutinitas harian. Apabila ada suatu hal yang ia tidak mengerti, ia akan bertanya kepada ayahnya. Lambat laun pun pengetahuan Kartini semakin bertambah dan wawasannya meluas.
Banyak karya dan pemikiran wanita Eropa yang dikaguminya. Kartini sangat kagum akan kebebasan wanita Eropa untuk bisa terus bersekolah. Rasa kagum yang Kartini rasakan menginspirasinya untuk memajukan wanita Indonesia.
Dalam pandangannya, wanita tidak hanya harus bisa urusan rumah tangga saja, tetapi wanita juga harus punya wawasan dan ilmu yang luas. Kartini pun mulai bergerak mengumpulkan teman-teman wanitanya untuk belajar baca tulis dan pengetahuan lainnya.
Bahkan, Kartini juga memiliki teman di Belanda dan sering berkomunikasi dengan mereka. Kartini sempat memohon kepada Mr. J. H. Abendanon untuk memberikan ia beasiswa sekolah di Belanda, tetapi ia sudah dinikahkan oleh Adipati Rembang bernama Raden Adipati Doyodiningrat sebelum permohonan itu sempat dikabulkan.
Walau begitu, Kartini memiliki suami yang mendukung cita-citanya dan membantu Kartini mendirikan Sekolah Wanita di berbagai daerah. Kartini terus menyuarakan perubahan dan substansi pemberontakannya dikumpulkan dalam surat yang sudah diterbitkan, yaitu “Habis Gelap Terbit Terang”. (Sumber: https://id.m.wikipedia.org/wiki/Kartini)
1.3 TUJUAN
tujuan peringatan Hari kartini untuk memperingati dan menghormati perjuangan R.A. Kartini untuk mewujudkan kesetaraan kesempatan antara laki-laki dan perempuan di era modern yang secara khusus terutama dalam bidang pendidikan dan secara umum kesetaraan gender di semua bidang.
1.4 MANFAAT
Hari Kartini: Manfaat Penting Emansipasi Wanita
1. Membangkitkan kualitas hidup wanita. ...
2. Mendapatkan kesetaraan hak pendidikan. ...
3. Membuka lebar kesempatan perempuan untuk berkarya. ...
4. Mendorong percaya diri perempuan dalam berkarir.
BAB II
PEMBAHASAN MASALAH
2.1 PENGERTIAN NILAI
R.A. Kartini merupakan sosok inspiratif. Memperjuangkan kesetaraan gender dan emansipasi wanita. Berkat perjuangannya, kini perempuan di Indonesia dapat mendapatkan pendidikan, memperjuangkan hak-haknya, serta menggapai cita-cita. Menyambut Hari Kartini, ada banyak karakteristik dari Kartini yang dapat ditiru khususnya oleh para wanita modern, termasuk juga wirausaha wanita.
Meskipun telah tiada, ada banyak pelajaran yang dapat kita petik dari Kartini. Dengan meneladani sikap-sikap positifnya, para womenpreneur pun bisa menjadi pengusaha wanita sukses.
Berikut beberapa karakteristik R.A. Kartini yang dapat diteladani oleh para wirausaha wanita:
Gigih
Pada masa itu, sulit bagi perempuan untuk memperoleh pendidikan yang layak. Namun, Kartini tidak lantas berserah pada keadaan. Ia dengan rajin menambah wawasannya dengan membaca buku dan surat kabar.
Kegigihan dan semangat ini dapat juga ditiru oleh para womenpreneur agar bisa menjadi pengusaha wanita sukses. Kamu bisa menerapkannya dalam berbagai hal, dimulai dari hal-hal kecil seperti mengerjakan tanggung jawab, terus meng-upgrade diri dan menambah ilmu, teliti dalam mengelola bisnis, dan lainnya
Optimis
Keadaan yang dihadapi Kartini tidak membuat ia merasa pesimis. Malahan Kartini optimis memperjuangkan masa depannya. Optimisme inilah yang patut dibawa agar bisa menjadi pengusaha wanita sukses. Kamu harus memiliki visi dan keyakinan bahwa usaha yang kamu rintis suatu saat bisa berkembang dan menjadi bisnis yang berhasil. Setelah tercapai pun, kamu punya tujuan-tujuan selanjutnya yang ingin diraih sehingga bisa mendorongmu untuk terus maju.
Pantang Menyerah
Kartini banyak menghasilkan berbagai tulisan, tetapi berkali-kali tulisannya tidak diterbitkan. Namun ini tidak membuat Kartini berhenti menulis. Ia terus berusaha dan mencari cara agar tulisannya dapat disebarluaskan.
Sebagai wirausaha wanita, kamu pun harus memiliki sifat pantang menyerah. Saat menghadapi masalah atau tantangan, jangan mudah putus asa. Menjalankan bisnis tentu kamu akan dihadapkan dengan berbagai kendala dan masa sulit. Kemampuanmu untuk mengatasi masalah tersebut dan mencari solusinyalah yang akan menjadi bekal bagimu untuk terus berkembang menjadi seorang pengusaha sukses.
Mandiri
Kartini melakukan berbagai cara untuk bisa berguna bagi orang-orang di sekitarnya, salah satunya dengan membangun sekolah perempuan. Sebagai seorang perempuan, Kartini berhasil mencapai berbagai hal secara mandiri tanpa terus bergantung pada orang lain.
Dalam berbisnis, kita tentu akan membutuhkan bantuan dari orang lain untuk mengembangkannya. Walaupun demikian, wirausaha wanita juga perlu memiliki sifat mandiri seperti mampu menyelesaikan tanggung jawab, mengambil keputusan penting, memimpin tim, dan sebagainya. Kamu pun harus tahu kapan harus bekerja seorang diri dan kapan harus bekerja sama dalam tim.
2.2 PENGERTIAN R.A KARTINI
Setiap 21 April masyarakat Indonesia memperingati Hari Kartini untuk mengenang perjuangan/pemikiran R.A Kartini dalam menyetarakan derajat kaum wanita Indonesia dan mencerdaskan generasi muda lewat literasi.
Peringatan Hari Kartini, diambil dari hari kelahirannya, dimulai saat Presiden Soekarno mengeluarkan Keputusan Presiden No. 108 Tahun 1964 yang menetapkan Kartini sebagai Pahlawan Nasional dan sekaligus menetapkan hari lahirnya pada tanggal 21 April sebagai Hari Kartini
Mengenang Kartini tidak semata-mata soal emansipasi wanita tetapi juga soal menggali dan merawat ingatan mutiara Pancasila, semangat persatuan dan gotong royong
Melalui pemikirannya, Kartini menyumbang sila-sila dalam Pancasila: Ketuhanan yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Kartini meletakkan agama sebagai landasan untuk penyempurnaan hidup manusia. Ia selalu mengajukan kritik terhadap kesenjangan yang terjadi antara penganut agama dengan ajaran idealnya tentang cinta kasih, keadilan, persaudaraan, ketaatan kepada Tuhan, serta pengorbanan
Kartini juga berupaya mengatasi sekat sosial dengan mendorong upaya mencerdaskan generasi muda lewat pendidikan yg merupakan salah satu perwujudan sikap keadilan sosial
Melalui peringatan Hari Kartini, kita terus mendorong upaya menghidupkan semangat kebangkitan dan persatuan Indonesia serta gotong royong dalam memerangi kebodohan dan kemiskinan
Di tengah kondisi ketertinggalan perempuan masih cukup tinggi dan tingkat literasi yang rendah, kita dihadapkan pada tantangan untuk bagaimana menjadikan Pancasila ini sebagai alat juang sekaligus cita-cita dalam merubah kondisi perempuan dan mencerdaskan masyarakat
2.3 TERKANDUNG DI DALAM NILAI PANCASILA
Kartini bukan perempuan biasa, sosok yang tangguh dan penuh perjuangan yang tidak mengenal lelah . Kartini memiliki nama lengkap Raden Adjeng Kartini yang lebih tepatnya disebut Raden Ayu Kartini lahir disebuah kota Jepara Jawa Tengah.Kartini terlahir dari kalangan priyayi dan juga aristokrat.Kehidupannya penuh berkecukupan akan materi ,namun terdapat kekecewaan yang begitu dalam akibat dilarang melanjutkan pendidikannya sehingga membuatnya menderita didalam batinnya.
Sebuah sejarah pada awal abad ke 20 merupakan motif perjuangan R.A Kartini yang dilatar belakangi keadaan kaum perempuan yang hanya beraktifitas sebatas melayani suami, mengurusi anak, dan mengurus rumah tangga lainnya. Dengan berbagai aktifitas yang begitu melelahkannya para wanita yang tentu diera saat ini melakukan hal tersebut. Sejarah yang ada tersebut awal dari pandangannya Kartini sebagai sosok wanita muda yang sudah didik dengan pendidikan membuat Kartini berusaha untuk memperjuangkan emansipasi wanita. Perjuangan kartini era saat ini bisa dirasakan dengan kesetaraan gender dimana wanita boleh mengeyam pendidikan tinggi seluas – luasnya.
Kartini bukan perempuan biasa cara pandang dan tindakan yang beliau lakukan menjadi inspirasi untuk para perempuan Indonesia. Kartini memberikan nilai – nilai Pancasila yang bisa kita rasakan ,dimana beliau seorang yang beragama yang taat ,serta mengajarkan nilai memanusiakan manusia dimana perempuan itu setara dengan kaum pria. Kartini memberikan nilai bahwa ada kesempatan perempuan berkarya serta memberikan kesetaraan itu sebagai sebuah keadilan bahwa kita dilahirkan sama sebagai manusia yang hidupnya harus berdampak tanpa sekat – sekat perbedaan
2.4 R.A KARTINI SEBAGAI SUMBER NILAI
bahwa nilai nilai pendidikan karekter R.A kartini di dalam buku habis gelap terbitlah terang yaitu religius, pantang menyerah, suka membaca, peduli, toleransi dan masih banyak lagi.
2.5 NILAI NILAI BUTIRAN R.A KARTINI
Setiap tanggal 21 April diperingati sebagai hari Kartini. Ibu kita Kartini ialah salah satu pahlawan Nasional yang memiliki peran besar dalam memajukan pendidikan kaum perempuan di Indonesia.
Kisah perjuangan R.A kartini tentunya patut diapresiasi. Terlebih lagi ada banyak nilai-nilai yang bisa dicontoh dari beliau. Berikut ini adalah 8 sifat kartini yang patut diteladani oleh generasi muda.
Bab III
15 Penutup
Semoga kita semua dapat meneruskan perjuangan Ibu Kartini, kini dan seterusnya." kalimat penutup yang dapat digunakan untuk melengkapi pidato tersebut adalah "Demikian pidato yang dapat saya sampaikan. Semoga kita semua dapat meneruskan perjuangan Ibu Kartini, kini dan seterusnya."
15 kesimpulan
bahwa R.A Kartini adalah Putri Indonesia yang sejati,Putri yang mulia, Mau mebela kaum nya demi keadilan pendidikan atas perempuan perempuan Indonesia agar dapat berguna nbagi NKRI di masa depan nanti dan agar kita mencintai Indonesia Tanah Air kita
15 saran
Jangan pernah menyerah selama kamu masih ingin mencoba. Jangan biarkan penyesalan datang karena kamu selangkah lagi untuk menang!” “Terkadang, kesulitan harus kamu rasakan terlebih dahulu sebelum kebahagiaan yang sempurna datang padamu”.
Komentar
Posting Komentar